Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2019

PELECEHAN OKNUM DOKTER KEPADA PERAWAT DI MALUKU UTARA

Gambar
Kronologi kejadian. Membahas isu  hangat yang diperbincangkan pada akhir bulan November lalu yang mana terjadi suatu pelecehan oleh oknum dokter terhadap profesi perawat, Salah satu dokter berinisial CRN membuat pernyataan yang dianggap merendahkan profesi perawat. CRN juga membuat pernyataan intimidasi terhadap perawat yang bekerja di klinik tempat prakteknya di Kota Ternate Tengah yang  kronologisnya sebagai berikut : Perawat berbicara kepada dr. P melalui WhatssApp dengan mengatakan bahwa "Saya mengundurkan diri dari puskesmas" dan perawat tidak mengatakan bahwa hal tersebut hanya bercanda. Setelah kejadian tersebut diketahui oleh dr. CRN ia meminta agar tidak berlebihan bercandanya sembari berkata kasar kepada perawat melalui WhatssApp . Selain itu, dr. CRN mengancam untuk memukuli perawat tersebut jika guyonan tersebut disampaikan ke dr. CRN. Selanjutnya dr. CRN merendahkan profesi perawat dengan berkata bahwa "P

TUNTASKAN PERMASALAHAN GREY AREA PERAWAT!

Profesi perawat adalah salah   satu tenaga kesehatan yang merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan. Perawat adalah tenaga profesional yang memiliki body of knowledge yang khusus dan spesifik. Dan dalam menjalankan prakt i k profesinya memiliki tanggung jawab dan tanggung gugat, sehingga perawat juga sangat terikat oleh aturan-aturan hukum yang mengatur prakt i k tenaga kesehatan. Perawat sebagai bagian dari tenaga kesehatan secara menyeluruh berkontribusi pada pelayanan kesehatan melalui praktik keperawatan. Prakt i k keperawatan merupakan suatu tindakan keperawatan profesional yang dilandasi oleh kaidah ilmu pengetahuan, kode etik dan etika keperawatan, yang merupakan pedoman bagi perawat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sehingga dapat menjamin masyarakat mendapatkan pelayanan yang bertanggung jawab dan etis.   Tumpang tindih antara tugas dokter dan perawat masih sering terjadi dan beberapa perawat lulusan pendidikan tinggi merasa terjebak dalam grey area